Organisasi Bertumbuh, tetapi Sistem Kerjanya Tertinggal

Pertumbuhan bisnis biasanya dirayakan sebagai keberhasilan.

Pelanggan bertambah, wilayah operasi meluas, jumlah karyawan meningkat, dan unit baru mulai dibentuk. Pendapatan bergerak naik dan organisasi terlihat memasuki tahap perkembangan berikutnya.

Namun, di balik pertumbuhan tersebut, tekanan mulai terasa.

Keputusan semakin lambat. Koordinasi membutuhkan lebih banyak meeting. Pekerjaan sering tumpang tindih. Informasi penting hanya diketahui oleh orang-orang tertentu. Pimpinan harus turun tangan menyelesaikan terlalu banyak persoalan operasional.

Bisnis telah bertumbuh, tetapi sistem kerjanya masih dirancang untuk organisasi yang lebih kecil.

Cara Lama Tidak Selalu Mampu Menopang Skala Baru

Pada tahap awal, organisasi dapat berjalan melalui komunikasi informal.

Setiap orang saling mengenal. Masalah diselesaikan dengan percakapan langsung. Founder atau pimpinan mengetahui hampir seluruh aktivitas dan dapat mengambil keputusan dengan cepat. Pembagian tugas mungkin belum tertulis, tetapi tim memahami siapa yang biasanya menangani suatu pekerjaan.

Cara tersebut efektif selama ukuran dan kompleksitas organisasi masih terbatas.

Ketika jumlah karyawan, pelanggan, produk, dan lokasi bertambah, ketergantungan pada komunikasi informal mulai menimbulkan masalah. Informasi tidak lagi bergerak secara merata. Keputusan tertunda karena menunggu orang tertentu. Standar pelayanan berbeda antarunit karena tidak ada proses yang disepakati.

Organisasi kemudian berusaha mengatasi keadaan dengan menambah koordinasi. Meeting semakin sering, laporan semakin banyak, dan persetujuan semakin panjang. Alih-alih menjadi lebih terkendali, pekerjaan justru bergerak semakin lambat.

Ketergantungan pada Orang Kunci

Salah satu tanda sistem kerja tertinggal adalah organisasi terlalu bergantung pada beberapa orang.

Mereka mengetahui sejarah keputusan, memahami hubungan dengan pelanggan, menguasai proses, dan menjadi tempat bertanya ketika masalah muncul. Selama mereka ada, pekerjaan terlihat berjalan.

Namun, ketika salah satu dari mereka tidak hadir atau mengundurkan diri, organisasi kehilangan banyak pengetahuan sekaligus.

Ketergantungan seperti ini sering disalahartikan sebagai bukti bahwa seseorang sangat kompeten. Padahal, hal tersebut juga menunjukkan bahwa pengetahuan belum diterjemahkan menjadi proses, standar, dan mekanisme kerja yang dapat digunakan oleh orang lain.

Organisasi yang sehat tidak menghilangkan peran orang hebat. Organisasi memastikan kehebatan mereka tidak menjadi satu-satunya penopang bisnis.

Struktur Bertambah, Kewenangan Tetap Terpusat

Ketika organisasi berkembang, struktur biasanya ikut bertambah. Posisi manajerial dibentuk untuk mengelola fungsi dan tim yang semakin besar.

Namun, penambahan jabatan tidak selalu diikuti dengan pembagian kewenangan.

Manajer diminta bertanggung jawab atas hasil, tetapi keputusan penting masih harus menunggu pimpinan tertinggi. Persoalan yang seharusnya selesai di level operasional terus naik ke atas. Pimpinan menjadi semakin sibuk, sementara manajer tidak pernah benar-benar belajar memimpin.

Struktur terlihat lebih lengkap, tetapi cara pengambilan keputusannya masih sama seperti ketika organisasi baru memiliki sedikit orang.

Jika situasi ini terus berlangsung, pertumbuhan akan menciptakan birokrasi tanpa membangun kapasitas kepemimpinan.

Sistem Perlu Bertumbuh Bersama Bisnis

Membenahi sistem kerja bukan berarti menambah prosedur untuk setiap aktivitas. Terlalu banyak aturan justru dapat menghilangkan kecepatan yang dahulu menjadi kekuatan organisasi.

Yang dibutuhkan adalah kejelasan.

Organisasi perlu menetapkan proses utama, pembagian peran, batas kewenangan, standar kerja, alur informasi, ukuran kinerja, dan mekanisme koordinasi. Semua itu harus dirancang sesuai dengan kompleksitas bisnis, bukan sekadar meniru praktik perusahaan lain.

Pimpinan juga perlu meninjau aktivitas yang masih bergantung pada kebiasaan lama. Keputusan apa yang terus menumpuk di satu orang? Proses mana yang berbeda antarunit? Pekerjaan apa yang dilakukan berulang? Informasi apa yang sulit diperoleh ketika dibutuhkan?

Jawaban atas pertanyaan tersebut menunjukkan bagian sistem yang tidak lagi mampu mengikuti pertumbuhan.

Pertumbuhan yang tidak diikuti pembenahan sistem akan membuat organisasi semakin besar, tetapi tidak semakin kuat.

Sebab, ukuran bisnis dapat bertambah lebih cepat daripada kemampuan organisasi mengelolanya.

Dan ketika sistem kerja tertinggal terlalu jauh, pertumbuhan yang seharusnya menjadi peluang justru berubah menjadi sumber masalah baru.

#BusinessGrowth #OrganizationDevelopment #OrganizationalEffectiveness #BusinessProcess #OrganizationDesign #DecisionRights #Leadership #HumanCapital #ScalingBusiness #StrategicHR

Baca juga

Scroll to Top